Anggaran Biaya Buat Pondasi Rumah 14 m x 8 m, Dengan Tinggi 1 m Kokoh dan Kuat Bisa Tahan Gempa

ANGGARAN BIAYA BUAT PONDASI RUMAH 14 m x 8 m, DENGAN TINGGI 1 m KOKOH DAN KUAT BISA TAHAN GEMPA


Bagi anda yang yang sedang merencanakan membangun rumah yang kuat dan kokoh, pasti berfikir bagaimana iya..! Agar bangunan rumah saya kuat dan kokoh?
Jawabannya adalah terletak pada pondasi. kalau pondasinya kuat, bangunan seterusnya pasti kuat. Butuh anggaran berapakah biaya buat pondasi dengan panjang 14 meter dan lebar 8 meter?

Berapa dana yang dibutuhkan untuk membangun pondasi rumah dengan ukuran 14 m x 8 m yang kokoh dan kuat agar bisa tahan gempa.

Rincian ukuran denah pondasi yang akan kita bangun, yaitu :
• Potongan Y-Y = 14 m (P)
• Potongan X-X = 8 m (L)

Kebutuhan material dan biaya untuk membangun pondasi rumah biar kokoh dan kuat agar tahan gempa, antara lain :
1.  Batu bata
2.  Pasir
3.  Semen
4.  Kerikil
5.  Besi beton
6.  Paku
7.  Instalasi pipa air
8.  Upah kerja tukang
9.  Biaya lain-lain

Perhitungan biaya untuk membangun pondasi rumah 14 m x 8 m

1. Batu bata

Untuk mengetahui jumlah batu bata yang dibutuhkan, adalah dengan menghitung panjang seluruh pondasi di kali 2, karena batu bata adalah begestingnya. Total panjang seluruh pondasi adalah = 232 m

Pemasangan batu bata yaitu 90 biji/m²

Total kebutuhan batu bata adalah = panjang seluruh pondasi x tinggi pondasi = 232 m x 1 m = 232 m² x 90 biji/m² = 20.880 biji, 20.880 kali 2 = 41.760 biji,

Jika harga batu bata merah oven Rp 900/biji x 41.760 biji = Rp 37.584.000

2. Pasir

Kebutuhan pasir untuk membangun pondasi rumah 14 m x 8 m yang kokoh dan kuat adalah =

- Pasir untuk pasang batu bata

Pasir untuk pasang batu bata 0,045 m³/m²

Jika luas keseluruhan panjang pasangan batu bata = 232 m², maka 0,045 m³ x 232 m² = 10,44 m³

- Pasir untuk cor pondasi

Perbandingan semen, pasir, kerikil (1:2:3)

Panjang cor 116 m tinggi cor 1 m lebar cor 30 cm (0,30 m), jadi Total volume cor pondasi 34,8 m³, jadi kebutuhan pasir untuk cor pondasi adalah = 34,8 m³ x 2/6 = 11,6 m³

- Pasir untuk strous (paku bumi)

Perbandingan semen, pasir, kerikil (1:2:3)

Tinggi strous 3 m Diameter strous 30 cm, jadi total volume strous (paku bumi) adalah = (volume tabung) x diameter strous x tinggi strous = (22/7) x 15 cm x 15 cm x 300 cm = 212,2 cm³ = 2,122 m³

Kebutuhan pasir untuk strous adalah 2,122 m³ x 2/6 = 0,7 m³ dikali jumlah strous pondasi (15) = 0,7 m³ x 15 = 10,5 m³

- Pasir untuk rabatan

Pasir untuk rabatan 0,027 m³/m²

Kebutuhan pasir untuk merabat/rabatan adalah luas seluruh yang dirabat (34,8 m²) = 34,8 m² x 0,027 m³ = 0,94 m³

Total kebutuhan pasir = 10,44 m³ + 11,6 m³ + 10,5 m³ + 0,94 m³ = 33,48 m³, jika harga pasir mundu m³ adalah Rp 235.000/m³ x 33,48 m³ = Rp 7.860.750 (bulatkan 7.861.000)

3. Semen

Untuk mengetahui jumlah kebutuhan semen untuk membangun pondasi 14 m x 8 m yang kokoh dan kuat adalah:

- Semen untuk pasang batu bata

Semen untuk pasang batu bata 10 kg/m²

Kebutuhan semen untuk pasang batu bata = 232 m² x 10 kg = 2.320 kg, jika semen yang digunakan adalah 50 kg/zak, maka 2.320 kg/50 zak = 46,4 zak

- Semen untuk cor pondasi

Perbandingan semen, pasir, kerikil (1:2:3)

Panjang cor 116 m tinggi cor 1 m lebar cor 30 cm (0,3 m), jadi total volume cor pondasi 34,8 m³, jadi kebutuhan semen untuk cor pondasi adalah = 34,8 m³ x 1/6 = 5,8 m³, jika semen yang digunakan adalah 50 kg/zak, maka 5,8 m³ x 1.500 kg (berat jenis semen) = 8.700 kg

Jadi jumlah semen sekitar 8.700 kg/50 kg = 174 zak

- Semen untuk rabatan

Semen untuk rabatan sekitar 5 kg/m²

Kebutuhan semen untuk merabat/rabatan adalah = 34,8 m² x 5 kg = 174 kg. Jika semen yang digunakan adalah 50 kg/zak, maka 174 kg/50 kg = 3,48 zak

- Semen untuk strous (paku bumi)

Kebutuhan semen untuk strous adalah = 2,122 m³ x 1/6 = 0,35 m³ dikali jumlah strous pondasi (15) = 5,25 m³. Jika semen yang digunakan adalah 50 kg/zak, maka 5,25 m³ x 1.500 (berat jenis semen) = 7.875 kg

Jadi jumlah semen untuk strous adalah = 7.875 kg/50 kg = 157,5 kg

Total kebutuhan semen = 46,4 zak + 174 zak + 3,48 zak + 157,5 kg = 381,38 zak (bulatkan 382 zak). Jika harga semen Gresik 50 kg Rp 70.000/zak x 382 zak = Rp 26.740.000

4. Kerikil

Untuk mengetahui jumlah kerikil adalah semua volume cor = 22,1 m³ x 3/6 = 11,05 m³

Perbandingan semen, pasir, kerikil (1:2:3)

Jadi kebutuhan Kerikil 11,05 m³, jika harga Kerikil Rp 180.500/m³ x 11,05 m³ = Rp 1.994.525 (bulatkan Rp 1.995.000)

5. Besi beton

Besi beton untuk pondasi, sepatu, dan strous adalah = Besi beton untuk pondasi/tulangan, dengan ukuran besi beton 13 mm sebagai besi beton utama, dan 8 mm untuk pengikat (begel)

Kebutuhan besi beton 13 mm = 6 x total panjang pondasi/Tulangan yaitu 6 x 82 m = 492 m, besi beton biasanya berukuran panjang 12 m. Maka kebutuhan besi beton 13 mm adalah = 492 m/12 m = 41 batang. 

Jika harga besi 13 mm SNI Rp 98.000/batang x 41 batang = Rp 4.018.000

Sedangkan kebutuhan besi beton 8 mm untuk pengikat (begel) adalah = panjang pondasi (82 m) / jarak pasang begel (0,15 m) = 82 m / 0,15 m = 546,6 dikali besar begel (25 cm x 90 cm = 2.250 cm = 22,50 m) = 546,6 x 22,50 m = 12.298,5 m, Ukuran panjang besi beton 12 m. Maka 12.298,5 m/12 m = 1.024,8 batang (bulatkan 1.025 batang).

Jika harga besi beton 8 mm SNI Rp 34.000/batang x 1.025 batang = Rp 34.850.000

Besi untuk strous adalah dengan memakai besi 10 mm untuk besi utama dan besi 6 mm untuk begel lingkaran,

Kebutuhan besi beton 10 mm = 8 x total panjang strous (3 m) dikali jumlah strous (15 titik) = 8 x 3 m = 24 m x 15 titik = 360 m/12 m = 30 batang

Jika harga besi beton 10 mm SNI Rp 54.000/batang x 30 batang = Rp 1.620.000

Sedangkan kebutuhan besi beton 6 mm untuk begel lingkaran adalah 30 m/12 m = 2,5 batang (bulatkan 3 batang)

Jika harga besi beton 6 mm SNI Rp 21.500/batang x 3 batang = Rp 64.500

Jadi biaya untuk kebutuhan semua besi beton adalah = Rp 40.552.500

6. Paku

Kebutuhan paku 7 cm dianggarkan biaya sekitar Rp 36.000/kg

7. Instalasi pipa air

Harga pipa air dan biaya pasang sekitar = harga pipa air 6 dem Rp 400.000/batang x 5 batang = Rp 2.000.000

8. Upah kerja tukang

- Direksikit Rp 54.000/m² x 112 m² =
  Rp 6.048.000
- Bouwplank Rp 33.000/m¹ x 44 m¹ =
  Rp 1.452.000
- Galian tanah Rp 81.000/m³ x 2,25 m³ =
  Rp 182.250
- Pasang besi Rp 53.000/m¹ x 82 m¹ = 
  Rp 4.399.000
- Pasang rabatan Rp 65.000/m² x 34,8 m² =
  Rp 2.262.000
- Pasang batu bata Rp 90.000/m² x 232 m² =
  Rp 20.880.000
- Pengecoran Rp 100.000/m¹ x 82 m¹ =
  Rp 8.200.000

Jadi total upah kerja tukang adalah Rp 43.423.250 (bulatkan Rp 43.424.000)
(Upah borongan ini berbeda-beda sesuai lokasi/daerah dan kerumitan bangunan)

9. Biaya lain-lain

Anggaran biaya lain-lain sekitar Rp 20.000 x luas bangunan = Rp 20.000 x 112 m² = Rp 2.240.000

Total keseluruhan biaya untuk pondasi kokoh dan kuat bisa tahan gempa adalah sekitar = Rp 116.768.500 (bulatkan Rp 116.769.000)

Komentar